VISI MAHASISWA KEDEPAN

Posted: Desember 27, 2010 in Uncategorized

Mahasiswa tidak dapat dilepaskan dari perannya sebagai agent of change (pelaku perubahan), agent of development (pelaku pembangunan) dan agent of reformations (pelaku pembaharuan). Jika dilihat dari adanya polarisasi pemikiran dan tantangan bangsa yang sangat berat yaitu harus mampu mengelaborasikan nilai-nilai religious kedalam seluruh dimensi kehidupan yang serba komplek ini. Mahasiswa harus berperan sebagai pelaku perubahan menuju kepada dinamika konstruksi dalam mencermati setiap persoalan kebangsaan. Dalam kaitan ini moral harus dikedepankan agar menjadi muatan positif dalam menatap masa depan bangsa, sehingga keberadaan mahasiswa tidak terbawa arus negative globalisasi (seperti pengaruh narkoba, tawuran, miras dan pergaulan bebas) yang menjadi fenomena sekaligus tantangan yang dihadapi bangsa ini.

Dalam kerangka inilah di butuhkan sebuah visi mahasiswa kedepan dalam upaya memperbaiki bangsa dalam menegakkan nilai-nilai budaya serta relegiusitas bangsa yang telah tercabik-cabik. Sosok mahasiswa kedepan paling tidak harus dengan empat kriteria:

  1. Mahasiswa harus memiliki kemandirian.
  2. Mahasiswa harus memiliki kapasitas intelektual yang memadai.
  3. Mahasiswa harus memiliki integritas kebangsaan.
  4. Mahasiswa harus memiliki akhlak yang bagus kedepannya.

Dalam rangka aktualisasi keempat karakter diatas, maka yang harus menjadi pijakan utama adalah memiliki kapasitas intelektual. Mahasiswa harus mampu berpikir atau memiliki mind set global. Tidak parsialistik lagi dengan mengusung semangat fanatisme terhadap semua paham yang akan mengakibatkan penyimpangan.

Selain hal tersebut diatas, ada beberapa hal yang membuat mahasiswa menjadi makhluk terbaik ditengah kencangnya arus globalisasi tersebut antara lain:

  1. Mahasiswa harus mempunyai kecerdasan spritualisasi (SQ) yaitu kemampuan memberi makna hidup sebagai puncak spritual. Contohnya: semua aktivitas harus bernilai ibadah.
  2. Mahasiswa harus memiliki kecerdasan emosi (EQ) yaitu kemampuan mengendalikan emosi serta mendengar suara hati sebagai sumber innformasi. Contohnya: komitmen, loyalitas, kepekaan, motivasi, dan empati.
  3. Mahasiswa harus mempunyai kecerdasan intelektual (IQ) yaitu kemampuan intelektual, analisis dan rasio.

Untuk itu merumuskan suatu visi mahasiswa dalam menatap masa depan bangsa menjadi sebuah keniscayaan. Visi mahasiswa kedepan adalah mahasiswa yang memiliki integritas akhlak, memiliki wawasan kedepan dan komitmen akan nilai-nilai kebangsaan dan ke Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s